Pada saat kita akan membeli mobil, rating uji coba kecelakaan dapat menetukan keputusan untuk membeli. Apakah National Highway Traffic Safety Administration atau NHTSA (sejenis DLLAJ kalo di indonesia) memberikan rating bintang lima?? Apakah Lembaga Asuransi merekomendasikan sebagai pilihan terbaik?
Tes ini dilakukan oleh produsen mobil serta dua lembaga keamanan, dengan biaya sebesar lebih dari $ 8 juta. Bukan hanya melihat mobil menabrak rintangan, tapi kecelakaan itu memberi dampak pada boneka uji yang diikat ke kursi.
Crash test dummies ini berfungsi memberitahu Anda seberapa baik kendaraan akan melindungi Anda, dan orang yang Anda cintai dari kecelakaan.
Sejarahnya
Gagasan untuk mempelajari efek dari kecelakaan berasal pada akhir 1940-an ketika Angkatan Udara AS mempelajari keamanan kursi pelontar pada pesawat. Sebuah boneka laki-laki seberat 200-pound yang dikembangkan oleh Sierra Engineering digunakan untuk mengevaluasi ejeksi kursi pelontar, tapi para peneliti tidak dapat mengumpulkan semua data yang mereka inginkan. Akibatnya, Angkatan Udara mencari relawan manusia.
Kolonel John Paul Stapp, seorang dokter Angkatan Udara, merupakan salah satu relawan. Pengujian melibatkan decelerator "manusia," pada dasarnya sebuah kereta luncur yang digerakkan dengan roket menyusuri jalan kereta api sepanjang 2.000 kaki. Stapp (bersama dengan relawan lainnya) diikat di dalam kursi pada kereta luncur dan dipacu maju pada kecepatan tinggi dan kemudian tiba2 berhenti menggunakan 45 set rem.
Pengujian diizinkan peneliti untuk menganalisis berbagai jenis keamanan pada beberapa posisi yang berbeda: menghadap ke depan, ke belakang dan samping. Dalam tes yang berbeda, Stapp dipacu sampai kecepatan hingga 632 mph dan di rem mendadak 45Gs menghadap ke depan.
General Motors menaruh minat pada program Angkatan Udara pada tahun 1956, setelah para pejabat perusahaan yang menghadiri konferensi di mana Stapp dan peneliti lain mempresentasikan data mereka. GM mulai menggunakan dummies mannequinlike dalam penelitian setelahnya. The dummies, bagaimanapun, tidak begitu tahan lama, dan tidak ada dua yang persis sama, sehingga standardisasi hasil mustahil.
Namun, ketika Kongres mengesahkan Undang-Undang Keselamatan Kendaraan Bermotor tahun 1966 (yang menetapkan standar keamanan kendaraan yang berlaku sampai hari ini), pejabat GM tahu mereka membutuhkan satu set boneka yang lebih baik untuk dapat mengukur dampak selama pengujian.
Type-type dari boneka uji coba atau Crash Test Dummy
Rangkuman
Sebelum dilakukan tes kecelakaan, masing-masing dummy dipasangi wajah, kepala, dagu dan lutut yang diolesi cat, sehingga peneliti dapat melihat bagian mana dari boneka yang terbentur dalam kecelakaan tersebut. target perekat Kuning-dan-hitam diterapkan untuk kedua sisi kepala boneka sebagai titik referensi ketika para peneliti mempelajari video dalam slow motion setelah kecelakaan.
Akhirnya, sensor ditempatkan di seluruh tubuh boneka itu. Selama kecelakaan(yang hanya berlangsung sepersekian detik), sensor akan mencatat sebanyak 37.200 item data crash test dummies sebenarnya memiliki umur cukup panjang. Karena bisa digunakan dalam puluhan tes kecelakaan, walaupun, kadang-kadang perlu diperbaiki setelah mengalami "luka" dalam tabrakan.
Child Dummies (boneka anak2) digunakan sejak tahun 1973. Awalnya digunakan untuk penelitian kursi pada mobil. Pada tahun 1977, General Motors mengembangkan dummy seberat 33 pon atau seukuran anak 3 tahun untuk pengujian airbag. Saat ini, perusahaan menggunakan boneka anak di kursi belakang kendaraan untuk mempelajari efek pada anak-anak dalam tabrakan. Para peneliti juga melihat apa yang terjadi ketika seorang anak tidak duduk sempurna tegak di kursi. GM dianggap sebagai pemimpin dalam teknologi dummy.
dummies CRABI merupakan bayi pada usia 6 bulan, 12 bulan dan 18 bulan.
Dalam pengujian federal, dummy 6-bulan ditempatkan di kursi mobil belakang yang menghadap, yang kemudian diinstal di kursi penumpang depan. Dipilih sebagai semacam skenario kasus terburuk. Teorinya adalah bahwa jika kursi mobil dummy melindungi anak pada posisi ini, maka akan bekerja dengan baik ketika dipasang pada kursi belakang. Setiap kursi mobil di pasaran diuji untuk memastikan telah sesuai dengan standar federal.
Dummies CRABI memiliki sensor di kepala, leher, dada, punggung dan panggul, agar memungkinkan peneliti untuk menentukan dampak pada bayi dan balita apabila terlibat dalam kecelakaan frontal.
Pada akhir 1960-an, seorang insinyur biomekanis bernama Harold "Bud" Mertz bergabung dengan GM dan memimpin sebuah tim yang ditugaskan untuk mengembangkan sebuah alat untuk digunakan dalam tes. Tim yang digunakan komponen dari dummies dibangun oleh Sierra&Alderson Laboratorium Penelitian dan menciptakan apa yang disebut Hybrid saya crash dummy test.
Belum puas dengan hasilnya, tim mencari cara agar lebih tahan lama.
Boneka Hybrid II menjadi standar untuk tes frontal pada tahun 1972. Selama beberapa tahun berikutnya, GM bekerja pada versi ketiga yang memiliki karakteristik lebih mirip manusia,
dan boneka Hybrid III lahir pada tahun 1976. Hybrid III adalah model di mana ada perempuan dan boneka remaja. Tugasnya adalah untuk menguji sistem menahan diri.
Generasi berikutnya crash test dummy yaitu Thor, yang saat ini dalam pengembangan. Thor, boneka laki-laki 50-persentil, memiliki lebih banyak fitur seperti manusia. Sebuah tulang belakang dan panggul memungkinkan dia untuk ditempatkan di banyak posisi tempat duduk yang berbeda, seperti membungkuk. Dia juga memiliki sensor di wajahnya yang memungkinkan peneliti untuk menilai potensi cedera wajah dibangun khusus sehingga para peneliti dapat mengukur risiko cedera pada tulang rusuk, tulang belakang dan organ internal, seperti hati dan limpa. makin canggih aja ya gan.